Ini adalah sebuah cerita sedih percintaan yang fana seorang siswi SMA dimana cintanya bubar begitu saja tanpa ada satu orang pun yang mengetahuinya. Sebut saja namaku Rini. Aku adalah seorang siswi kelas 2 SMA terkenal di kota. Hari ini adalah hari pertamaku kembali kesekolah. Seperti biasa, setiap orang memperkenalkan diri ke depan.
Aku adalah orang yang pemalu setidaknya hingga saat ini. Meski telah berani untuk kedepan, tetap saja suaraku pasti terbata-bata ketika berbicara dihadapan teman-temanku yang baru. beruntung, perkenalan itu hanya sebentar. tak sampai membuatku pingsan. Hari itu ku lalui dengan bisa saja.
Hari ke-dua, ada seseorang yang asing masuk kelasku. Kukira dia salah masuk kels, ternyata anggota kelasku juga. Kemarin dia tidak hadir lantaran sakit. usut punya usut, cowok lumayan ganteng itu bernama Alfin. Mudah saja setan merasuki diri ini. Aku langsung jatuh cinta pada pandangan pertama kepadanya.
Cinta ini seharusnya tidak ada, karena mengganggu konsentrasiku belajar. Tapi apa daya, kenikmatan yang diberikan setan memenangkan tubuhku. tak ada satu orang pun yang tahu. hanya tuhan dan malaikatnyalah yang rajin mencatat prilaku bodohku ini. terlalu banyak dosa yang kuperbuat. terlebih dosa ketika ku memandangnya, pandangan yang penuh nafsu.
berbulan-bulan cinta ini kupendam. akhitnya rahasia yang kututup pun terbuka. aku sudah tak tahan jika tak menceritakannya. sahabatkulah yang senantiasa mendengarkan cerita bodoh ini. benar-benar bodoh, tapi sahabatku mendukungnya. setan benar-benar suka merayuku hingga begitu lama.
makin lama kupendam, aku makin tertarik dengan cowok yang satu ini. tapi aku tak bisa mengutarakannya. aku adalah seorang cewek dan tak mungkin saja cewek terlebih dahulu mengutarakan perasaannya. benar-benar dilema. jika kuutarakan, aku akan malu. jika tidak, aku takut semuanya terlambat dan aku akan menyesal. aku benar-benar lupa rasa suka ku sangat berlebihan dalam agama dan begitu banyak dosa yang akan terbuat jika ini semua diteruskan.
cerita ini berlanjut hingga suatu hari semuanya berubah. hari itu aku dan teman-teman sedang bercerita. lama kelamaan cerita ini berlanjut kearah pergunjingan seseorang. aku hanya senantiasa mendengarkan. jika tidak, aku akan rugi karena ketinggalan informasi dan jika kuteruskan dosaku akan bertambah banyak. dilema yang kedua.
tak kusangka, teman-temanku menceritakan tentang Alfin, cowok yang kutaksir kurang lebih 6 bulan ini. aku beruntung tidak jadi pergi. ternyata alfin telah suka terhadap seorang cewek di sekolah ini. dan cewek tersebut juga suka terhadapnya. tapi, mereka tidak bisa pacaran lantaran suatu hal. saat itu juga, aku kecewa dan dunia rasanya tidak adil.
kejadian itu benar-benar membuatku terpukul. hingga aku ingat tulisan disebuah buku, cinta yang kita miliki hanya bertahan sebentar. dan kita tidak boleh berlebihan menghadapinya. karena itu hanyalah fana. semua ini hanya masa laluku menghadapi cobaan. benar, cowok itu adalah cobaan terberat dalam hidupku. begitu berat.
BY : irvani28

